Guru PAUD Sukabumi Ubah Suasana Camping Jadi Aksi Tanggap Bencana Lewat Edukasi SPAB

Suasana edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diikuti oleh ratusan guru PAUD se-Kota Sukabumi di Villa Aku Cantik (19/09/2026). Tampak seorang narasumber dari PMI Kota Sukabumi dengan seragam berlogo PMI sedang memberikan materi kesiapsiagaan di depan para peserta yang antusias menyimak sebagai bagian dari rangkaian HUT HIMPAUDI ke-21.
Facebook
X
Email
WhatsApp
Threads

INISUKABUMI.ID— Ada yang berbeda dari perayaan ulang tahun Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) ke-21 di Kota Sukabumi. Di tengah keseruan Workshop Creative Learning dan Fun Camp yang dihelat di Villa Aku Cantik, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi dari tanggal 18 hingga 20 September 2026 ini, ratusan guru PAUD justru belajar cara menyelamatkan anak didiknya dari ancaman bencana.

Berkolaborasi langsung dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi, para pendidik ini menggali ilmu dasar kesiapsiagaan bencana melalui program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Langkah ini menjadi wujud nyata tindak lanjut Nota Kesepahaman (MoU) antara HIMPAUDI dan PMI dalam memperkuat perlindungan anak sejak usia dini.

Ketua HIMPAUDI Kota Sukabumi, Sisca Feny Nurzianti, mengatakan bahwa keselamatan anak-anak di sekolah adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.

“Anak-anak mempunyai hak penuh atas rasa aman, keselamatan, dan keberlangsungan pendidikan di sekolah, termasuk dalam menghadapi ancaman bencana. Oleh karena itu, guru harus memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan agar mampu memberikan perlindungan serta pendampingan,” Kata Sisca kepada wartawan, Minggu (20/9/2026).

Dalam sesi edukasi SPAB ini, para guru dibekali pemahaman krusial mulai dari mengenali risiko bencana di lingkungan sekitar, memahami prosedur evakuasi yang tepat, menentukan titik pengumpulan, hingga langkah-langkah perlindungan darurat yang ramah anak. Menariknya, materi mitigasi bencana tersebut dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Tujuannya agar para guru nantinya dapat mentransfer ilmu penyelamatan diri ini kepada anak-anak yang dibesarkan di kelas melalui metode pembelajaran yang kreatif, sederhana, dan tidak menakutkan

“Kolaborasi HIMPAUDI dan PMI Kota Sukabumi ini diharapkan dapat terus berlanjut melalui penguatan kapasitas pendidik, simulasi kebencanaan, serta pengembangan budaya kesiapsiagaan di satuan pendidikan PAUD. para pendidik tidak hanya memperkuat kreativitas dalam pembelajaran, tetapi juga bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, tangguh, dan ramah anak,” tutupnya.(BS)