Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, PMI Kabupaten Sukabumi Imbau Warga Gunakan Masker

Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat malam, mengeluarkan abu vulkanik. BMKG mencatat sebaran abu vulkanik terpantau bergerak ke sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi. (Sumber : BMKG)
Facebook
X
Email
WhatsApp
Threads

INISUKABUMI.ID- Erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Jumat malam, mengeluarkan abu vulkanik. BMKG mencatat sebaran abu vulkanik terpantau bergerak ke sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, untuk meningkatkan perlindungan diri guna mengantisipasi paparan abu vulkanik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan. Jika terdapat paparan abu vulkanik, gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk melindungi saluran pernapasan,” ujar Hondo.

Menurutnya, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan partikel abu vulkanik. Selain masker, masyarakat juga dianjurkan menggunakan kacamata jika terdapat abu di udara untuk melindungi mata.

“Selain menggunakan masker, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi lingkungan. Jika abu cukup pekat, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan, menutup pintu dan jendela rumah, serta menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan dari abu,” lanjutnya.

PMI Kabupaten Sukabumi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi dampak abu vulkanik terhadap kesehatan. Warga yang berada di wilayah terdampak diharapkan menggunakan alat pelindung diri yang sesuai dan menghindari aktivitas di luar ruangan jika kondisi udara dipenuhi abu.

Hondo juga meminta masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan aktivitas Anak Gunung Krakatau melalui sumber resmi.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan lembaga yang berwenang. Jangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kekhawatiran. Yang penting, tetap tenang, waspada, dan siapkan perlindungan bagi diri serta keluarga,” tegasnya.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi dan arahan dari PVMBG, BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah terkait perkembangan aktivitas gunung api dan potensi wilayah yang terdampak.

PMI Kabupaten Sukabumi terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan bersama-sama mengurangi risiko akibat potensi bencana.(BS)